Optimalisasi Kamus di Ms.Word

Standarnya, Ms.Word menggunakan kamus bahasa Inggris karena memang software ini berasal dari sana. Tapi, dengan beberapa pengembangan Ms.Word memiliki ratusan bahasa tambahan untuk seluruh dunia yang membutuhkannya. Termasuk di dalamnya bahasa Indonesia.

Meski tidak menggunakan software berlisensi, Anda dapat mengunduhnya secara gratis di situs microsoft dengan cara seperti berikut

1. Untuk tulisan mengalami kesalahan grammar dan penyebutannya (spelling) biasanya ditunjukkan dengan garis zig zag merah di bagian bawahnya.

2. Perhatikan bagian kanan bawah yang menunjukkan bahwa kamus yang digunakan adalah kamus berbahasa Inggris.

3. Pada bagian tab Review, pilih Language – Language Preferences…
4. Pada jendela Language Preferences. Lihat beberapa bahasa yang belum ter-install. Pada komputer saya sudah saya pasang kamus berbahasa Indonesia. 

5. Klik link Not installed, kemudian akan diarahkan ke situs office.microsoft.com
6. Pilih bahasa yang ingin Anda install. (pada tutorial ini adalah bahasa Indonesia). Lalu klik Download (tombol hijau yang atas/pertama).

7. Kemudian situs akan me-redirect ke situs http://www.microsoft.com

8. Scroll ke bawah sampai menemukan tiga tombol download. pilih sesuai keinginan dan spesifikasi komputer anda. Terdapat 2 jenis file instalasi untuk 2 jenis arsitektur komputer yaitu 64bit dan 86bit. sedangkan file ketiga adalah file help (pertolongan) dalam format CHM.

9. Setelah di download. Lakukan instalasi bahasa hingga selesai.

10. Restart Ms.Word Anda, kemudian buka file dokumen yang ingin anda perbaiki. Blok seluruh tulisan, lalu klik dua kali pada pilihan kamus di bagian kanan bawah.

11. Pilih bahasa (dalam tutorial ini adalah bahasa Indonesia). Akan terlihat tanda centang apabila kamus telah ter-install. Jangan lupa klik Set As Default kemudian OK.

12. File dokumen Anda akan menjadi seperti ini. Hanya kata – kata asing (diluar kamus Indonesia) yang berubah menjadi merah. Namun terkadang ada beberapa kata yang belum dimasukkan ke dalam kamus.

Meski sesuai dengan kamus, akan tetapi apabila penulisannya salah maka akan diberi tanda merah. Seperti pada kata dimana yang seharusnya ditulis di mana.
Tambahan

Membuat multilevel list

Multilevel List adalah penomoran tulisan bertingkat yang diatur secara otomatis sehingga Anda tidak perlu repot dalam melakukan pengaturan tab-nya. Ms.Word memberikan fitur ini hanya dengan menekan tombol tab pada keyboard, maka penomoran bertingkat akan berpindah ke level selanjutnya. Tergantung jumlah level yang digunakan.
Pada awalnya banyak kesulitan yang dihadapi saat membuat penomoran bertingkat seperti ini, Termasuk membuat tulisan BAB I dst secara otomatis sesuai dengan format penulisan di instansi yang bersangkutan.
1. Pada tab Home, pilih Multilevel List pada bagian Paragraph. Kemudian pilih Define New Multilevel List… pada dropdown menu nya.

2. Akan muncul jendela Define New Multilevel List seperti berikut.

Pada penomoran pertama ketikkan “Bab” (pada tutorial ini saya menggunakan format penulisan laporan secara umum) sebelum angka yang diblok abu – abu karena angka tersebut otomatis. Jangan lupa pilih style untuk level tersebut dengan angka romawi.
Karena judul halaman berada ditengah pilih Nothing pada bagian Follow number with:
3. Klik baris kedua dari multilevel list yang merupakan level kedua.
 Masukkan level pertama kedalamnya dengan memilih pada dropdown Include level number from pilih level 1. kemudian batasi dengan titik. Jangan lupa, centang Legal style numbering agar angka romawi berubah menjadi angka biasa.
4. Begitu pula pada level selanjutnya. jangan lupa Include level number from: dipilih berurut mulai dari level 1 dan seterusnya serta batasi dengan titik.

5. Pada setiap level, perhatikan bagian Position.
Aligned at: merupakan posisi angka yang pada dokumen diukur dengan centimeter mulai dari margin paling kiri. 
Text indent at: merupakan posisi tulisan setelah angka. bisa juga disesuaikan dengan style.
6. Dengan sedikit improvisasi maka dokumen yang dihasilkan seperti ini.

Membuat daftar pustaka secara otomatis

Banyak di antara kita kesulitan dalam penulisan daftar pustaka, terutama dalam penulisan karya tulis ilmiah ataupun tugas akhir. Beberapa mengalami kesalahan dalam penulisan yang tidak sesuai dengan format penulisan standar untuk bibliografi.
Ditambah lagi banyak format baru yang belum diketahui, seperti menuliskan sumber dari majalah, jurnal internasional, konferensi ataupun website. Banyak yang mengalami kesalahan. Pada bagian ini saya akan memberikan cara termudah untuk membuat daftar pustaka secara otomatis tanpa harus kesulitan dalam memilih format penulisannya. Selain itu, jika ada kesalahan bisa langsung diubah dengan mudah dan langsung terurut sesuai nama belakang pengarangnya.
1. Buka Ms.Word dan file yang ingin Anda tambahkan daftar pustaka. Kemudian pilih tab References – Manage Sources.

2. Akan muncul jendela Source Manager, untuk membuat sumber referensi baru klik New.. pada bagian tengah sehingga muncul jendela Create Source.

3. Isi sesuai form yang disediakan. Kemudian klik OK.

4. Pilih referensi yang Anda gunakan pada laporan Anda. Kemudian close.

5. Pilih jenis format penulisan sesuai standar yang digunakan di instansi Anda.

6. Klik Bibliography – Insert Bibliography.

7. Hasilnya akan menjadi seperti ini.

Membuat nomor halaman berbeda dalam satu file

Banyak sekali laporan termasuk makalah maupun hingga skripsi menggunakan format 2 jenis nomor halaman. Untuk halaman awal hingga daftar isi biasanya menggunakan huruf romawi kecil, sedangkan halaman utama menggunakan angka. Beberapa mungkin kesulitan dalam mengatur penomoran halaman seperti ini. Karena Ms.Word melakukannya otomatis mulai dari halaman pertama hingga akhir. 
Ada pula yang mengatasinya dengan cara membuat di file yang berbeda, sehingga untuk membuat satu laporan saja memiliki banyak file. Sungguh merepotkan bukan?
Kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat dua jenis penomoran dalam satu file dokumen. 
1. Sebaiknya Anda memulai pada file baru, karena jika menggunakan file yang sudah jadi atau sudah selesai akan mengalami kesulitan dalam mengaturnya. Anda tak perlu khawatir, hanya dengan mudah melakukan copy – paste file lama ke file baru saja tanpa ada pengaturan lanjutan.
2. Buat halaman yang ditujukan untuk halaman dengan penomoran angka romawi.

3. Pilih Page Layout, kemudian pilih Break – Next Page.

4. Buat halaman untuk halaman pertama. Untuk awal, biasanya halaman kedua masih mengikuti halaman pertama.

5.Klik bagian footer pada halaman dua yang telah diberikan page number.

6. Pada tab Design, klik Link to Previous yang menyala sehingga akan menonaktifkan tautan dengan halaman sebelumnya
7. Maka tulisan Same as Previous (sama dengan sebelumnya) akan hilang di bagian footer, namun bagian header tidak.

8. Dengan ini Anda dapat mengubah format penomoran pada halaman kedua tanpa mempengaruhi halaman pertama.

Memanfaatkan Styles pada Ms.Word

Anda mungkin sering melihat bagian menu atas pada Ms.Word dengan label “styles”. Nah, pernahkah Anda menggunakannya?
Styles adalah sebuah fitur yang memungkinkan Anda untuk mengatur tulisan, mulai dari jenis huruf, paragraf, tabulasi, border (tepian), bahasa, frame, penomoran (numbering), shortcut key, dan text effect. Khusus untuk shortcut key merupakan kunci untuk mengaktifkan style dengan kombinasi keyboard.
Jika Anda memiliki format sendiri dalam pengetikan, Anda dapat membuat style sendiri sesuai keinginan Anda dengan cara seperti berikut.
1. Pada bagian Styles, klik tanda panah kecil sebelah kanan bawah.
2. Akan muncul pilihan style, pilih New Style. 
3. Buatkan nama baru untuk style yang Anda buat. Pastikan style tersebut berbasis pada NORMAL.
4. Di sini saya membuat style dengan nama level1 yang berarti paragraf pertama dengan level 1. Akan ada level selanjutnya tergantung jumlah sub level yang dimiliki. Klik button Format di bagian kanan bawah lalu pilih Paragraph…, selanjutnya tentukan indentasi tulisan sesuai yang Anda inginkan. Pada tutorial ini, indentasi level 1 = 0 dan paragraf menjorok ke dalam pada baris pertama 1 cm. dengan spasi 1,5.
5. Hal ini diteruskan untuk level – level selanjutnya tergantung jumlah level yang anda miliki. Apabila tersimpan maka anda akan dengan mudah mengatur tulisan Anda menggunakan fitur ini.

Microsoft Word, How to?

Selama ini Anda sudah tahu apa itu Microsoft Word yang merupakan bagian dari Microsoft Office. Merupakan software berbayar namun banyak pula versi bajakannya. Tapi, pernahkah Anda menggunakan hampir ke semua fitur yang diberikan olehnya. Hingga saat ini mungkin sampai ke Ms. Word 2010, Anda hanya sebatas melakukan pengetikan, mengatur margin dan sebagainya.
Namun tahukah Anda ada jutaan fitur yang patut diperhatikan dan sangat berguna untuk Anda. Terutama bagi anda yang sedang di sibukkan mengerjakan laporan atau pembuatan surat sekalipun.
Kali ini adalah perkenalan. Selanjutnya akan ada banyak tip dan trik seputar penggunaan Microsoft Word yang mungkin belum Anda ketahui.

Internet Banking untuk kemudahan bertransaksi.

Internet mulai memudahkan kebutuhan manusia terutama dalam hal perbankan. Dengan kemudahan itu, kita tidak perlu lagi mampir ke bank untuk transaksi non tunai dan berbagai pembayaran lain. Bagi orang awam, keamanan yang mereka khawatirkan. Padahal dengan teknologi yang dimiliki oleh Bank yang menyediakan fasilitas tersebut, keamanan sudah menjadi prioritas bagi mereka. Dengan memberikan perlindungan enkripsi yang terpercaya dan memiliki sertifikat.

Dengan menggunakan internet banking, bukan hanya melakukan transfer uang, dan cek saldo. Semakin lengkapnya fasilitas, pembayaran lain seperti pembelian pulsa, PLN, PAM, telepon, internet, asuransi, tiket, pendidikan hingga kartu kredit. Selain itu, membuka rekening deposito pun bisa dilakukan secara online.

Continue reading