Teknologi Mouse

Kita semua sudah pasti tahu apa itu mouse/tetikus, tapi ini bukan hewan melainkan alat yang digunakan untuk menggerakkan cursor pada komputer. Mouse berkembang cukup cepat mengikuti kebutuhan penggunanya. Mulai dari yang berkabel hingga nirkabel, dari mekanik hingga laser. Namun teknologi mouse ini sudah semakin di tinggalkan seiring munculnya toucpad dan layar sentuh / touchscreen. Meski begitu, pengguna mouse masih cukup banyak terutama para gamer (ya masa main game pake touchpad :D).

Soal sejarah dari mouse sendiri sebelumnya disebut trackball yang merupakan proyek rahasia militer kemudian secara independen dibuat oleh Douglas Engelbart sebuah prototype mouse dari kayu dengan satu tombol untuk menentukan X dan Y pada sebuah layar komputer. Perlu diketahui, komputer personal pertama yang menggunakan mouse adalah Xerox 8010 Star Information System, kemudian berlanjut pada computer Macintosh 128k dengan mouse Lisa. Sejarah lebih lanjut di sini http://en.wikipedia.org/wiki/Mouse_(computing).

Continue reading

High Work Time vs High Productivity

Belajar dari pengalaman dosen saya yang pernah kuliah di Korsel. Pak Taufik Nuruzzaman, mengatakan bahwa di Korsel dan Jepang memiliki kenyataan bahwa jam kerja di sana cukup tinggi bahkan bisa bekerja hingga larut malam. Namun berbeda dengan Negara di Eropa yang hanya membatasi waktu kerjanya sampai sore hari.

Kembali ke judul artikel ini, mengapa jam kerja tinggi lawan produktivitas tinggi? Seperti yang kita ketahui dan kita rasakan, kita sebenarnya bukan robot atau mesin dan jangankan mesin yang dapat berjalan 24 jam. Mereka juga bisa aus, rusak dan tak berguna lagi. Apalagi dengan manusia? Jam kerja tinggi hanya memperlihatkan bagaimana mereka bekerja di sebuah perusahaan namun kenyataannya apa yang dihasilkan biasa saja. Namun berbeda jika jam kerja tetap dipadatkan dari pagi sampai sore sudah pasti perusahaan memiliki target, selain itu juga memberikan kesempatan untuk karyawannya menenangkan diri atau bersenang – senang.

Kita anggap saja ada 2 perusahaan yang menggunakan 2 cara kerja berbeda. Perusahaan A mempekerjakan karyawannya 8 jam sehari selama 5 hari dan Perusahaan B mempekerjakan karyawannya overtime sampai 14 jam sehari selama 5 hari kerja. Apakah sama – sama menghasilkan? Continue reading

The Shawshank Redemption, Cerita di Balik Penjara

Hampir 80% cerita ini hanya menceritakan kehidupan di dalam penjara bernama Shawshank. Film yang dibintangi oleh Tim Robbin dan Morgan Freeman ini memiliki rating tertinggi di Top 250 IMDB (Internet Movie DataBase). Meski secara utuh film ini adalah drama fiksi, namun ceritanya membuat penasaran. Tidak ada adegan aksi yang menegangkan di sini. Walaupun tidak tegang, film berdurasi 142 menit ini membuat penonton penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya.

Menceritakan tentang Andy Dufresne yang di penjara karena tuduhan membunuh istri dan selingkuhan istrinya dan kemudian dia berteman dengan Red di penjara Shawshank. Hari berganti hari, hingga ada seorang remaja yang dipenjara akibat mencuri TV Set. Dialah yang mengetahui siapa yang membunuh istri Andy, Andy pun tidak terima atas tuduhan yang diberikan kepadanya hingga harus mendekam di penjara selama 20 tahun. Andy termasuk orang yang pendiam, ternyata telah merencanakan melarikan diri dari penjara tersebut karena merasa tidak bersalah. Selama 20 tahun dia mencoba menjebol dinding penjara yang tebal dengan palu yang dari Red.

Continue reading

28 Oktober 2012, (Katanya) Indonesia Memiliki 1 Zona Waktu

Meski baru wacana atau belum diresmikan oleh pemerintah, namun sebelum menjadi pro kontra serta debat yang memanas. Sebaiknya kita coba dulu deh merasakan waktu Indonesia berdasarkan GMT +8. Saya sendiri tinggal di Yogyakarta yang menggunakan zona GMT +7, sudah sekitar 2 minggu mengubah waktu jam menjadi GMT +8. Sebenarnya memang tidak begitu kentara antara kedua zona waktu tersebut jika berada di Yogyakarta atau Surabaya karena memang selisih sedikit saja. Jam 7 pagi (+8) di sini sudah cukup terang dan panas dan saya rasa tidak ada perbedaan yang signifikan. Mungkin bagi rakyat Indonesia, sebelum menolak keputusan pemerintah atau melawannya sebaiknya mencobanya terlebih dahulu. Toh, tidak ada susahnya mengubah waktu jam menjadi 1 jam lebih awal atau 1 jam lebih lambat. Beberapa hari ini saya sudah terbiasa menggunakan zona +8 di daerah yang dulunya zona +7. Memang seperti yang diwacanakan agak sulit dalam menyamakan waktu khususnya dalam bisnis jika terjadi perbedaan karena Singapura dan Malaysia menggunakan zona +8.

Continue reading

V for Vendetta, Ketika Pemerintah Menutupi Kejelekannya Sendiri

“People shouldn’t be afraid of their government. Governments should be afraid of their people.”
― Alan MooreV for Vendetta

Film ini membuat kita tersadar apa yang terjadi selama ini, apa yang tidak terungkap kepada kita. Tanpa disadari, itulah yang terjadi bukan hanya di negeri sendiri tapi juga terjadi hampir di seluruh dunia. Film ini menceritakan tentang pemberontakan, menceritakan tentang bagaimana pemerintah menguasai rakyat dan meraup untung dari mereka. Itulah yang terjadi saat ini dan mungkin terjadi di negeri ini. Objek vital telah dikuasai oleh pemerintah hanya untuk kepentingan secara individual mereka. Siapa sebenarnya yang lebih tinggi? Rakyat atau Wakil Rakyat. Namun kenyataannya rakyat dibiarkan menderita dan mereka.. Wakil rakyat hanya bisa diam dan menerima keuntungan dari rakyatnya.

Korupsi, penggelapan, perdagangan ilegal dan sebagainya mungkin hanya sebagian yang kita tahu dan hanya melalui 1 media utama yang paling kita percayai yaitu media massa. Baik itu koran, radio, majalah, televisi hingga internet kita di propaganda untuk percaya terhadap mereka dan percaya bahwa mereka akan memberikan kenyamanan serta keamanan di negara ini. Continue reading

Tips menghadapi LDR (Long Distance Relationship)

Tips ini sebenarnya berdasarkan pengalaman pribadi, bisa jadi akan berbeda pada orang lain. Tapi tidak ada salahnya kalau kita saling berbagi bukan? So, apa aja sih tipsnya…?? 🙂

1. Selalu menjaga kepercayaan

Menjaga kepercayaan pada suatu hubungan terutama hubungan jarak jauh bukan hal yang mudah jadi jangan sekali – kali membohongi pasangan baik itu hal sekecil apapun dan cobalah untuk selalu terbuka. Jika pasangan tidak menyukai suatu Continue reading

Beberapa Aksesoris Kamera yang Sangat Membantu

Bagi pecinta fotografi, kalian pasti banyak berfikir apa saja sih tambahan yang harus dimiliki oleh seorang fotografer. Oke, menurut pengalaman yang saya miliki selama berkecipung di dunia fotografi beberapa aksesori di bawah ini bisa dikatakan sangat membantu fotografer. Mungkin sebagian orang tidak, namun beberapa aksesoris tersebut bisa sebagai pilihan tambahan untuk membantu dalam hunting foto. Beberapa aksesoris di bawah ini merupakan aksesoris yang biasa saya gunakan.

1. Filter UV
Merupakan filter normal yang sangat berpengaruh jika digunakan pada kamera analog namun untuk kamera DSLR yang bersifat digital filter ini tidak berpengaruh banyak pada hasil foto. Memilih filter UV tidak sembarangan karena jeleknya coating sangat berpengaruh pada  hasil foto karena bisa menyebabkan flare. Kegunaan dari filter UV pada DSLR bisa sebagai pelindung kaca lensa paling depan dari kotoran, debu hingga krikil (wow motret tawuran mungkin :D). Paling tidak jika kotor, tergores atau pecah tidak langsung mengenai lensa utama dan masih bisa diganti dengan biaya yang lebih murah dibandingkan perbaikan lensa.

2. Tas Kamera
Termasuk aksesoris atau bukan tapi ini harus, karena dengan tas tersebut melindungi kamera dari percikan air, kotoran sampai benturan sekalipun juga mempermudah dalam membawanya kemana – mana. Tas kamera juga bisa membawa banyak lensa lain serta aksesoris lainnya.

Continue reading

Indoor Positioning System Alpha Ver.1.3 (Realtime Simulation)

Aplikasi ini merupakan hasil dari skripsi saya yang berjudul “Indoor Positioning System Menggunakan Smartphone” yang pernah saya posting beberapa waktu lalu ( Skripsi – Penelitian Indoor Positioning System ). Dimana saya menggunakan aplikasi ini sebagai alat bantu untuk mengukur akurasi penentuan lokasi berbasis ruangan di Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kalijaga. Aplikasi yang baru bisa berjalan di perangkat Android dan tidak menggunakan database, hanya menggunakan file teks yang diproses ke dalam array sebagai acuan data.

Untuk versi 1.3 Alpha berbeda dengan versi 1.2.2 yang hanya merupakan simulator sedangkan versi ini dapat digunakan secara realtime dengan batasan lokasi hanya di Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kalijaga. Aplikasi ini tidak menentukan koordinat hanya menentukan apakah perangkat smartphone bisa menentukan sebuah lokasi berdasarkan tangkapan sinyal Wifi di lokasi tersebut yang dihitung dengan menggunakan algoritma kNearest Neighbor dan berdasarkan data latihan yang telah didapatkan selama penelitian.

Hasil dari implementasi didapatkan akurasi sebesar 38% untuk setiap data yang benar. Memang masih jauh dari harapan namun penelitian ini masih berlanjut.

Untuk file Aplikasi dan Source Code-nya akan segera diupload.

Nostalgia dengan Game Lawas

Teringat saat berumur 7 tahun dibelikan sebuah konsol yang sering disebut dengan SEGA, ciri – cirinya memiliki kaset game kecil dibandingkan dengan Nintendo saat itu dengan bonus 3 kaset game yaitu Chase HQ, Tiny Toon Adventure dan 33 in 1 Games (sudah lupa ada game apa aja soalnya yang ini hilang). Konsolnya sejenis SEGA GENESIS *ntah asli apa ga tapi sayangnya karena jaman dulu sangat – sangat mewah kalau sudah punya seperti itu, saya pakai main game sampai larut malam, Alhasil, ada komponen yang terbakar dan saat mau di cari sparepartnya, malah lupa ditaruh dimana komponen itu. Yah, sampai sekarang cuma jadi kenangan saja tidak dapat digunakan sama sekali.

Beberapa hari yang lalu teringat dengan sebuah game dengan pemeran utama seekor cacing. Tapi saya lupa namanya, beberapa kali cari file downloadnya yang didapat WORMS tahun 1995. Namun bukan game tersebut yang saya cari akhirnya dicari kesana kesini dan ketemu dengan game EARTHWORM JIM dan EARTHWORM JIM 2. Inilah game yang saya cari dari dulu. Saya kenal game ini saat pertama kali pakai komputer dengan spesifikasi Pentium II MMX, VGA 32MB. Pada jamannya tahun 1998-1999 merupakan komputer yang lumayan bagus karena sudah mendukung multimedia dan ada VGA nya lagi.. meski hanya 32 MB. Namun cukup kuat untuk memainkan Virtua Cop, Virtua Fighter dan beberapa emulator Sony Playstation 1. Namun, umurnya berakhir setelah menemani saya selama 4-5 tahun. Komputer Pentium II itu masih bisa bertahan sampai saya SMP loh tahun 2004, sampai akhirnya di upgrade menjadi Pentium III. Saat itu sudah banyak komputer Pentium IV

Continue reading

Munaqosah, titik terakhir perkuliahan

Munaqosah atau sidang pendadaran bisa dikatakan sebagai titik terakhir seorang mahasiswa di sebuah Universitas dimana pada saat itu adalah saat yang menentukan lulus tidaknya seorang mahasiswa setelah 4 tahun lebih (atau bisa kurang dari itu) kuliah di Universitas tersebut. Jika dinyatakan lulus oleh penguji dan ketua sidang maka mahasiswa tersebut sudah bisa mendapatkan gelar sarjananya.

Sidang itulah yang saya rasakan pada Selasa, 23 Oktober 2012 yang mana saya menghadap dua dosen penguji dan seorang ketua sidang (merupakan dosen pembimbing skripsi). Agak mengerikan memang, ditambah lagi bayang – bayang pertanyaan dari dosen penguji yang bisa mengacaukan konsep yang sudah dibuat sebelumnya. Akhirnya, saat – saat yang mendebarkan itu telah usai meski dinyatakan lulus dengan perbaikan namun masih bisa di selesaikan secepatnya sebelum 31 Oktober 2012 yang merupakan tanggal yudisium terakhir.

Dengan dinyatakannya lulus pada munaqosah tersebut maka Insya Allah akan wisuda pada bulan Desember 2012. Terima kasih kepada dosen pembimbing dan dosen penguji Munaqosah, serta kepada teman – teman Teknik Informatika 2008 akhirnya saya bisa menyelesaikan kuliah ini tepat (lebih sedikit) pada waktunya. Untuk teman – teman yang masih menghadapi penulisan skripsi, serta munaqosah semoga diberikan kemudahan dan bisa lulus tahun depan. 🙂