Belajar Memimpin dan Membangun Kota dari SimCity Built It

Siapa yang tidak kenal Simcity, sebuah permainan simulasi yang membawa kita untuk memimpin sebuah kota mulai dari kecil hingga besar dengan segala kompleksitas permasalahannya. Permainan garapan Electronic Arts ini mulai merambah ponsel Android dengan sedikit perbedaan namun dengan inti permasalahan yang sama.

SimCity Build it2

Kita tidak berpikir banyak terhadap Pendap atan dan Belanja Daerah sehingga dapat dengan mudah mengatur kota tersebut. Yang kita pikirkan hanyalah kebutuhan – kebutuhan masyarakat yang primer seperti listrik, air, saluran pembuangan dan pengelolaan sampah.

Tidak berbeda dengan Simcity 4 versi Desktop, karena untuk versi desktop memang sangat sulit dan mendekati realitas sebenarnya. Lalu bagaimana dengan Simcity Built It sendiri?

Continue reading

High Work Time vs High Productivity

Belajar dari pengalaman dosen saya yang pernah kuliah di Korsel. Pak Taufik Nuruzzaman, mengatakan bahwa di Korsel dan Jepang memiliki kenyataan bahwa jam kerja di sana cukup tinggi bahkan bisa bekerja hingga larut malam. Namun berbeda dengan Negara di Eropa yang hanya membatasi waktu kerjanya sampai sore hari.

Kembali ke judul artikel ini, mengapa jam kerja tinggi lawan produktivitas tinggi? Seperti yang kita ketahui dan kita rasakan, kita sebenarnya bukan robot atau mesin dan jangankan mesin yang dapat berjalan 24 jam. Mereka juga bisa aus, rusak dan tak berguna lagi. Apalagi dengan manusia? Jam kerja tinggi hanya memperlihatkan bagaimana mereka bekerja di sebuah perusahaan namun kenyataannya apa yang dihasilkan biasa saja. Namun berbeda jika jam kerja tetap dipadatkan dari pagi sampai sore sudah pasti perusahaan memiliki target, selain itu juga memberikan kesempatan untuk karyawannya menenangkan diri atau bersenang – senang.

Kita anggap saja ada 2 perusahaan yang menggunakan 2 cara kerja berbeda. Perusahaan A mempekerjakan karyawannya 8 jam sehari selama 5 hari dan Perusahaan B mempekerjakan karyawannya overtime sampai 14 jam sehari selama 5 hari kerja. Apakah sama – sama menghasilkan? Continue reading

Renungan.. Kenapa kita sulit bersyukur?

Kota – kota besar di Indonesia bisa dikatakan tidak pernah tidur, seperti Kota Yogyakarta yang saya tinggali ini. Meski kita jalan – jalan jam 23 sampai jam 3 dini hari pun masih ada yang berjualan dan menjajakan dagangannya. Mulai dari makanan ringan, makanan berat, rokok sampai… ya.. tau lah apa yang di dagangkan kalau sudah tengah malam :P.

Tapi, secara sadar atau tidak jika kita melihat mereka menjual dagangannya sampai larut malam. Pernahkah kita berfikir, berapakah untungnya? setimpal tidak dengan rasa lelah yang dirasakannya? itulah mereka yang mencari rezeki. Meskipun lelah, capek sampai larut malam, saya sangat salut dengan mereka yang masih tetap bertahan dengan dagangan yang halal.

Malam itu sekitar jam 23 malam waktu Jogja, seperti biasanya kalau habis ngerjain tugas, tiba – tiba perut lapar dan warung tengah malam lah yang dicari. Untung saja masih warung nasi goreng Sapen itu masih buka (soalnya sudah bosen sama nasi goreng yang di dekat kos). Sambil menunggu nasi gorengnya jadi, saya melihat ada seorang bapak sambil mendorong gerobak jualannya. Kalau dilihat apa yang ada di gerobaknya, sepertinya jualan wedang ronde. Minuman yang berasal dari jahe dan ada beberapa tambahan lagi di dalamnya (saya ga tau apaan) tapi yang jelas enak kalau di minum malam – malam, bisa menghangatkan badan.

Continue reading

Need for Indoor Maps?

Setelah selesai mengerjakan skripsi tentang Indoor Positioning System dengan smartphone (tapi belum di acc untuk pendadaran :P) akhirnya ada ide pengembangan selanjutnya. Kesulitan dalam menentukan lokasi dan posisi di dalam ruangan itu akan terbantu dengan adanya Peta dalam ruangan. Sama halnya dengan peta yang biasa di letakkan di setiap lantai Mall. Sepertinya kebutuhan untuk menentukan posisi di dalam ruangan sangatlah besar.

Malam itu berbelanja di salah satu supermarket di Yogyakarta, bisa dibayangkan bagaimana ramainya supermarket besar menjelang awal bulan atau bisa dikatakan pas tanggal muda yang jelas ramai banget deh. Nah, sambil putar – putar supermarket yang terpisah 2 lantai antara bahan makanan dan perabot rumah tangga itu, ide inilah muncul bagaimana sih kalau tempat – tempat barang itu dibuatkan pemetaan. Walaupun sudah diberi tulisan yang cukup besar untuk setiap rak-raknya tapi apakah kita sempat untuk melihat tulisan tersebut apalagi di keramaian seperti itu. Selain konsentrasi di jalan, apalagi bawa troli juga konsentrasi mencari barang yang dibutuhkan. Hasilnya malah lupa dengan rencana apa aja yang mau dibeli. Memang seperti itulah tujuan swalayan, maksud hati hanya membeli tissue… eh ada snack, jadinya beli snack dan teman-teman dan lupa beli tissue nya.. (-_-“)

Continue reading

Makan murah? Perlu hati – hati.

Tinggal di kota besar, ancaman kesehatan semakin bertambah. Apalagi banyaknya makanan murah dan abal – abal. Sebagai seorang mahasiswa yang tinggal di sebuah kota besar di pulau Jawa. Hal ini merupakan hal yang serius dan butuh perhatian lebih. Kebanyakan mahasiswa lebih memilih menghemat pengeluaran dengan mencari makanan yang relatif murah untuk dapat mengisi perut atau banyak juga yang jajan di sembarang tempat dan juga memilih fast food.

Baru – baru ini, masih di bulan September ada sebuah berita tentang daging ayam tiren yang dijadikan bakso di daerah Bantul. Sungguh mengerikan, apalagi banyak sekali yang menyukai bakso dan mie ayam di kota ini. Kalau memilih makanan segar di pasar, mungkin kita bisa membedakan antara ayam tiren dan ayam segar. Tapi, bagaimana kalau ayam tiren tersebut telah di giling dan dijadikan bakso? bukan hanya HARAM bagi umat Islam karena sudah termasuk bangkai, tapi juga mengandung bahan – bahan kimia berbahaya yang melebihi batas aman untuk di konsumsi.

Continue reading

The Tale of Despereaux : Small Mouse, Big Dreams

Film ini memperlihatkan kita bahwa fisik bukanlah segalanya di dunia ini, tapi hati lah yang menentukan seberapa besar kamu di antara semuanya. Meskipun ini termasuk film bergenre semua umur, pesan moralnya begitu terasa. Di setiap alur film sudah terasa beberapa moral yang dapat kita pelajari. Mulai dari tokoh utama sampai tokoh – tokoh yang lainnya. Apa saja sih yang bisa dipelajari?

Patuh, di awal film kita melihat tokoh tikus bernama Rescuro yang tidak patuh terhadap pemiliknya. Sehingga menyebabkan kacaunya acara kerajaan. Memperlihatkan betapa besarnya nilai kepatuhan yang apabila dilanggar sangat berpengaruh kepada orang – orang di sekitar kita.

Keberanian, itulah yang dimiliki oleh tikus bernama Despereaux yang menjadi tokoh utama. Sebagai seekor tikus rumah yang WAJIB takut terhadap Continue reading

Link

Dalam kehidupan bersosial ada kalanya kita dituntut untuk memimpin. Yaitu memimpin diri sendiri khususnya dan memimpin orang lain pada umumnya. Memimpin bukanlah hal yang mudah. Diperlukan ketegasan, wibawa, dan tanggung jawab. Serta masih banyak lagi yang harus dipenuhi untuk menjadi pemimpin.
Perlu kesiapan untuk bisa memimpin. Sebelumnya, mulailah untuk memimpin diri sendiri. Mencoba

Continue reading

Hidup ini susah.. Jangan dibuat susah

Bukan menyinggung pemerintah, atau siapapun. Tapi ungkapan di atas untuk menyingung diri sendiri. Kenapa tidak memanfaatkan hidup ini untuk hal yang terbaik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain di sekitar kita. Menjadi diri yang bermanfaat akan membawakan nilai positif bagi orang – orang yang ada di sekitar kita. Ungkapan di atas bisa dikatakan seperti ini. Kenapa sih sudah tahu kalau hidup itu susah, tapi senang menyusahkan diri sendiri. Sifat – sifat negatiflah yang menyusahkan itu. Bertolak belakang dengan sifat positif yang dimiliki manusia

Iri, dengki, sombong, dan sebagainya, merupakan pemicu kesulitan pada diri sendiri. Coba saja kita ambil contoh dari iri. Iri di sini meski dinilai negatif, tapi masih ada nilai positifnya walau kecil sekali. Ungkapan yang cocok dengan sifat iri mungkin seperti ini, “Senang melihat orang susah, dan susah melihat orang senang”. Ya,, seperti itulah sifat manusia. Terkadang diri ini heboh jika orang lain yang bisa dikatakan kurang mampu dari kita tapi bisa memiliki suatu hal yang melebihi kita. Sifat iri dalam hati pun muncul. Punya tetangga, bawa mobil baru. Tidak tahu ceritanya, mulai menggosip dengan tetangga lainnya. Inilah yang disebut menyusahkan diri sendiri.

Continue reading

Segala Perasaan Itu Indah Jika…

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarrakatuh

Cinta itu indah jika cinta itu karena ALLAH…
karena cinta itu akan sampai kepada ALLAH dahulu, kemudian barulah kepada siapa yang kamu cintai..

Rindu itu indah jika rindu karena ALLAH…
karena rindu itu akan sampai kepada ALLAH dahulu, kemudian barulah kepada siapa yang kamu rindui…

Kegembiraan itu indah jika gembira karena ALLAH…
karena gembira itu akan sampai kepada ALLAH dahulu, kemudian barulah kepada apa saja yang membuat kamu gembira…

Sedih itu indah jika sedih karena ALLAH…
karena sedih itu akan sampai kepada ALLAH dahulu, kemudian barulah kepada apa saja yang membuat kamu sedih…

Continue reading

“Ibu, jika kelak anakmu ini akan menikah. Istri seperti apa yang mesti kupilih?”

Copas dari note teman yg juga ngambil dr wall temennya, semoga bermanfaat 🙂

 

by Fahmi Baraja on Monday, October 3, 2011 at 11:51am

Suatu hari seorang anak laki-laki bertanya pada Sang Ibu…

“Bu, jika kelak anakmu ini akan menikah. Istri seperti apa yang mesti kupilih?”

Sang ibu yang bijak pun menjawab,

“Nak, seorang istri yang baik adalah dia yang saat kau pandang hilang resahmu.

Saat kau bersamanya tentram hatimu. Saat kau pamit menjemput rizki, ia lambaikan tangan sambil mendo’akanmu…”

“Tapi Bu… Aku kan belum tahu sifatnya. Bagaimana aku dapat mengenalnya” Sang Anak menyela.

Continue reading